Fungsi Jaringan Komputer
- Berbagi data
- Berbagi koneksi internet
- Berbagi printer, perangkat penyimpanan,
atau aksesoris lainnya
- Pengontrolan para pemakai maupun
penggunaan data secara terpusat dan untuk orang-orang tertentu.
Syarat jaringan komputer
- Minimal dua
buah komputer
- Kartu jaringan
- Konektor Kabel
- Medium
koneksi
– Kabel
– Nirkabel
- Perangkat
lunak sistem operasi jaringan
– Microsoft
windows 2003 server
– Novell
netware
– Linux
- Switch, Bridge, Router, Modem dan Repeater
Media
Yang Digunakan Dalam Jaringan Komputer
- Kabel (Wired Network)
• Kabel COAXSIAL
• Kabel UTP
• Kabel Serat OPTIK
- Nirkabel (Wireless Network)
Kabel
Twisted Pair
- Terdiri dari dua kawat tembaga
yang diplintir satu sama lain
- Terdapat dua jenis kabel :
• Unshielded Twisted Pair
(UTP)
• Shielded Twisted Pair (STP)
- Pada satu kabel twisted pair
terdapat lebih dari dua kawat tembaga
- Saat ini Kabel UTP yang paling
banyak digunakan
Alasan
memilih UTP
- Kecepatan dan keluaran: 10 – 100
Mbps
- Biaya rata-rata per node: murah
- Media dan ukuran: kecil
- Panjang kabel maksimum yang
diizinkan: 100m (pendek)
- Terdapat beberapa kategori
Beberapa
Kategori Kabel UTP
- Category 1 : sifatnya mampu
mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
- Category 2 : sifatnya mampu
mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan
untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
- Category 3 : mampu mentransmisikan
data hingga 16 MHz.
- Category 4 : mamu mentransmisikan
data hingga 20 MHz.
- Category 5 : digunakan untuk
transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.
Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP
Kelebihan Kabel UTP
· Mudah
dipasang
· Ukurannya
kecil
· Harganya
terjangkau
Kekurangan Kabel UTP
· Rentan
terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau
perangkat-perangkat di sekelilingnya
Urutan
kabel
- Putih Orange
- Orange
- Putih Hijau
- Biru
- Putih Biru
- Hijau
- Putih Coklat
- Coklat
Fiber
Optik
Ø Mampu mengirimkan bandwidth
lebih banyak.
Ø Digunakan
untuk komunikasi antar Backbone, LAN dengan kecepatan tinggi.
LAN
menurut Administrasi
LAN
mempunyai sistem jaringan yang dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe administrasi, yaitu client-server dan peer to peer.
Jaringan
Client-Server
Server
adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam
jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan
fasilitas yang disediakan oleh server
Kelebihan
Client-Server
- Kecepatan akses lebih tinggi karena
penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara
khusus oleh satu komputer (server).
- Sistem keamanan dan administrasi
jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai
administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan
jaringan.
- Sistem backup data lebih baik,
karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server.
Kelemahan
Client-Server
- Biaya operasional relatif lebih
mahal.
- Diperlukan adanya satu komputer
khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
- Kelangsungan jaringan sangat
tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara
keseluruhan jaringan akan terganggu.
- Dibutuhkan seorang administrator
Jaringan
Peer To Peer
Server
di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server
tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai
workstation.
Kelebihan
Jaringan Peer To Peer
- Antar komputer dalam jaringan
dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk,
drive, fax/modem, printer.
- Biaya operasional relatif lebih
murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya
karena tidak memerlukan adanya.
- Kelangsungan kerja jaringan tidak
tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati
atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
- Tidak diperlukan administrator
jaringan
Kekurangan
Jaringan Peer To Peer
- Troubleshooting jaringan relatif
lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer
dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.
- Unjuk kerja lebih rendah
dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer
disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus
mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
- Sistem keamanan jaringan
ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing
fasilitas yang dimiliki.
- Karena data jaringan tersebar di
masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh
masing-masing komputer tersebut.
- Sistem Sharing sumber daya
membebani proses di komputer yang bersangkutan.
- Karena Keamanan tidak terjamin.
Topologi Jaringan
Topologi
:
Adalah
gambaran perhubungan antara peralatan dalam rangkaian komputer.
Topologi
dibagi menjadi 3 macam menurut asa LAN yaitu :
1. STAR
2. RING
3. BUS
4. MASH
Protokol jaringan
Protokol jaringan adalah aturan atau kesepakatan
untuk melakukan komunikasi dalam jaringan
Contoh Protokol
1. NetBEUI
2. IPX/SPX
3. TCP/IP
4. The Osi Protokol Suit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar